contact-agen-bola

|Sunday, August 20, 2017
HOT PROMO : Dapatkan FREE Hadiah Exclusive New Jersey Original Dengan Melakukan Deposit 10jt Atau Kaos Training New Original Dengan Deposit 7jt – Silakan hubungi Customer Service kami untuk pengambilan hadiah langsung.
New Promo : Bonus 10% Untuk New Member – Silakan hubungi Customer Service Agenbola.net Untuk Keterangan Lebih Lengkap

Ancelotti Tidak Mau Panik Walaupun Kondisi Bayern Seperti Madrid Saat Ini 

Bayern Munich

Let’s Go Social Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someone

Selama laga pramusim hasil yang diraih Bayern Munich cukup mengecewakan. Namun Carlo Ancelotti pelatih dari Bayern tetap merasa tenang karena hal tersebut sudah pernah dirinya rasakan.

Bayern yang kehilangan bek andalan sekaligus sang kapten Philipp Laham dan juga gelandang andalan mereka Xabi Alonso di musim ini. Bayern sejauh ini mengambil langkah dengan mendatangkan beberapa pemain baru seperti James Rodriguez, Corentin Tolisso, Niklas Suele, dan Sebastian Rudy.

Namun performa Bayern selama laga pramusim cukup mengecewakan. Dari enam laga melawan tim papan atas Eropa, Bayern hanya satu kali meraih kemenangan ketika berhadapan dengan Chelsea dengan skor akhir 2-3 namun mereka dikalahkan oleh AC Milan, Inter Milan, Liverpool, dan Napoli.

Kekhawatiran Bayern menjelang Bundesliga musim 2017-2018 semakin tinggi mengingat akhir pekan nanti mereka akan berhadapan dengan rival abadinya Borussia Dortmund dalam ajang Piala Super Jerman pada hari Sabtu (5/8/2017).

Terkait kondisi tersebut, Ancelotti sama sekali tidak panik karena dirinya sudah pernah berada dalam kondisi tersebut ketika bersama dengan Real Madrid.

“Penampilan kami memang tidak bagus melawan Milan dan Liverpool, lainnya bagus,” ungkap Ancelotti yang dikutip Agenbola

“Kami memang belum dalam bentuk terbaik, tapi kami punya banyak kualitas dan kami masih memiliki dua pekan untuk siap [di laga pertama Bundesliga melawan Bayer Leverkusen].

“Di Madrid situasinya mirip, [tapi] kemudian kami tidak kalah dalam 22 pertandingan dan memenangi Liga Champions pada akhirnya.”

Related posts:

Leave a Response