contact-agen-bola

|Tuesday, October 16, 2018
HOT PROMO : Dapatkan FREE Hadiah Exclusive New Jersey Original Dengan Melakukan Deposit 10jt Atau Kaos Training New Original Dengan Deposit 7jt – Silakan hubungi Customer Service kami untuk pengambilan hadiah langsung.
New Promo : Bonus 10% Untuk New Member – Silakan hubungi Customer Service Agenbola.net Untuk Keterangan Lebih Lengkap

Bayern Tidak Belanja Pemain Walaupun Krisis Bek Tengah 

bayern-munich

Let’s Go Social Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someone

Dengan cederanya Jerome Boateng membuat Bayern Munich harus mengalami krisis pemain bertahan lini tengah. Namun begitu, Bayern sudah menutup peluang untuk melakukan aktivitas belanja pemain dan lebih memilih untuk memaksimalkan skuat yang sudah ada.

Boateng yang mengalami cedera cukup serius pada bagian paha ketika laga pembuka paruh kedua Bundesliga Bayern Munich mengalahkan Hamburg 2-1 akhir pekan lalu. Belum ada kepastian berapa lama bek timnas Jerman itu harus menepi, namun yang jelasnya Boateng memerlukan waktu untuk bisa melakukan pemulihan dalam waktu yang tidak sebentar.

Dengan situasi tersebut, Bayern sudah tidak memiliki pemain bek tengah yang fit. Setelah sebelumnya Javi Martinez, Medhi Benatia, dan Holger Badstuber juga mengalami cedera.

Untuk mengatasi masalah tersebut, Bayern dikabarkan akan melakukan pembelian darurat dengan meminati bek Valencia, Skhodran Mustafi. Namun kabar tersebut juga sudah dibantah oleh pihak Bayern.

“Tidak ada pemain bagus di bursa,” ucap CEO Bayern Karl-Heinz Rummenigge kepada DPA, yang dikutip Sport24. “Pada akhirnya solusi darurat tidak akan membantu. Untuk itulah kami tidak akan melakukan apapun.”

Banyaknya pemain yang mengalami cedera sempat memunculkan spekulasi mengenai metode latihan yang diterapkan oleh Pep Guardiola. Namun menurut Rummenigge, cedera tersebut wajar karena begitu padatnya jadwal yang harus dilakoni oleh para pemain Bayern Munich.

“Ada analisis yang saya bisa lihat di UEFA. Cedera-cedera semacam itu menerpa klub-klub top, dan menjadi tren. “Di Real Madrid, di musim pertama mereka mempunya 16 pemain yang cedera … 16!” lanjut Rummenigge.

“Jelas, para pemain tidak mampu. Sekarang terserah UEFA dan FIFA untuk memikirkan kembali tentang kualitas dan kuantitas laga-laga internasional. Selama 25 tahun, kita memiliki kenaikan kompetisi dan laga internasional. Itu faktanya.”

Leave a Response