contact-agen-bola

|Monday, October 23, 2017
HOT PROMO : Dapatkan FREE Hadiah Exclusive New Jersey Original Dengan Melakukan Deposit 10jt Atau Kaos Training New Original Dengan Deposit 7jt – Silakan hubungi Customer Service kami untuk pengambilan hadiah langsung.
New Promo : Bonus 10% Untuk New Member – Silakan hubungi Customer Service Agenbola.net Untuk Keterangan Lebih Lengkap

Bergabung Ke MU Bukan Keputusan Tepat Bagi Oezil 

oezil

Let’s Go Social Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someone

Karl-Heinz Riedle mantan pemain dari Timnas Jerman mengatakan kalau Mesut Oezil tidak tepat jika memutuskan bergabung ke Manchester United. Riedle lebih menyarankan Oezil kembali lagi bermain di Bundesliga.

Masa depan dari Oezil bersama dengan Arsenal saat ini masih belum ada kejelasan. Kontraknya bersama The Gunners juga akan habis di akhir musim ini namun sampai saat ini masih belum ada tanda kalau akan memperpanjang kontrak bersama Arsenal.

Oezil sempat dikaitkan dengan pihak MU terlebih lagi karena adanya sosok Jose Mourinho di Manchester United. Mourinho dan Oezil pernah saling bekerja sama ketika bersama di Real Madrid.

Bagi Riedle, JIka akhirnya Oezil memutuskan menuju ke MU maka keputusan tersebut sangatlah salah besar. Dirinya sangat berharap Oezil bisa mempertimbangkan untuk kembali lagi ke Bundesliga ketimbang bertahan bersama dengan Arsenal.

Ozil kembali ke Jerman? Siapa tahu. Ada rumor yang mengatakan bahwa dia akan pindah ke Manchester United. Seharusnya dia tidak melakukan hal tersebut,” kata Riedle kepada Omnisport.

“Oezil adalah pemain berkialitas. Jika Anda melihat skill-nya, sungguh menakjubkan yang dia lakukan di lapangan. Kami akan sangat senang jika ia kembali ke klub Jerman. Tapi saya bukan agennya. Saya tidak tahu ke mana dia nantinya,” sambungnya.

“Pilihan terbaik, dalam pandangan saya, adalah kembali ke Jerman. Itu adalah pilihan yang sangat bagus karena ada seorang pemain nasional yang kembali ke liga kami,” kata Riedle, yang pernah main di Lazio, Borussia Dortmund, dan Liverpool.

“Tapi, jika dia hanya mencari uang, maka akan sangat sulit untuk menemukan klub di Jerman yang bisa memberinya jumlah yang sama dengan yang didapat di Inggris,” tambah pria yang bermain untuk timnas Jerman pada 1988-1994 itu.

Related posts:

Leave a Response