contact-agen-bola

|Saturday, July 21, 2018
HOT PROMO : Dapatkan FREE Hadiah Exclusive New Jersey Original Dengan Melakukan Deposit 10jt Atau Kaos Training New Original Dengan Deposit 7jt – Silakan hubungi Customer Service kami untuk pengambilan hadiah langsung.
New Promo : Bonus 10% Untuk New Member – Silakan hubungi Customer Service Agenbola.net Untuk Keterangan Lebih Lengkap

Boateng Menolak kalau Guardiola Kurang Berprestasi di Bayern 

boateng

Let’s Go Social Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someone

Josep Guardiola dinilai kurang berprestasi di Bayer Munich karena dia baru jago di level Domestik. Jerome Boateng bek Bayern menolak dengan mentah anggapan orang terhadap Guardiola. Selama dua musim di Bayern setidaknya Guardiola sudah mengantarkan Bayern juara Bundesliga dua musim berturut-turut dan juga satu Piala DFB. Namun di kompetisi Liga Champions, Bayern hanya mampu sampai di semifinal.

Masalahnya Guardiola diharapkan bisa membuat Bayern lebih superior di Eropa sama seperti ketika dia menangani Barcelona. Sedangkan untuk kompetisi domestik Bayern sudah terlihat sangat sulit untuk disaingi.

“Aku akan bilang, anggapan itu omong kosong! Ada banyak tim kuat, ketika Anda melihat (Real) Madrid, Barcelona, Chelsea, kami bukanlah satu-satnya tim di planet ini,” cetus pemain internasional Jerman itu kepada ESPNFC.

“Anda harus melihat setiap tahun, dalam enam atau tujuh musim terakhir kami selalu menjejak semifinal Liga Champions. Musim pertama Guardiola, kami memenangi Piala Super Eropa, Piala Dunia Antarklub, jadi kami sudah memenangi banyak titel dengan dia.”

“Dan sekarang kami meraih titel Bundesliga kedua bersama dia dan semua orang seperti ‘Oh ya, itu wajar’, tapi sesungguhnya sama sekali tidak wajar dalam usahanya. Di bawah arahan Pep Guardiola, itu semua hasil kerja keras.”

Guardiola masih dihadapkan pada tantangan treble winners yang diukir pendahulunya, Jupp Heynckes. Boateng mengungkapkan perbedaan di antara mereka.

“Keduanya sama-sama banyak melibatkan bola dalam permainan, seperti yang Anda lihat kami memiliki tingkat penguasaan bola yang tinggi seperti di Bundesliga atau di Liga Champions, kami selalu menginginkan bola,” sambung Boateng.

“Kami melakukan tekanan tinggi pada lawan, jadi itu sesuatu yang sedikit berbeda antara Guardiola dengan Heynckes. Dengan Heynckes, kami tidak terlalu tinggi menekan lawan dan punya sedikit perbedaan ide dalam memainkan permainan kami.”