contact-agen-bola

|Saturday, November 25, 2017
HOT PROMO : Dapatkan FREE Hadiah Exclusive New Jersey Original Dengan Melakukan Deposit 10jt Atau Kaos Training New Original Dengan Deposit 7jt – Silakan hubungi Customer Service kami untuk pengambilan hadiah langsung.
New Promo : Bonus 10% Untuk New Member – Silakan hubungi Customer Service Agenbola.net Untuk Keterangan Lebih Lengkap

Callejon, “Durian Runtuh” yang Dinistakan Madrid 

Let’s Go Social Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someone

Bakat dan kualitas José Callejón yang sedianya sudah mulai merekah, sejatinya bisa diasah dan dinikmati hasilnya oleh Real Madrid. Sayangnya, Mutiara itu dinistakan, terbuang, sampai akhirnya ditampung Napoli.

Padahal insan-insan terdahulu sudah sering mengingatkan bahwa tak sepantasnya sebuah nikmat itu didustai, disia-siakan. Callejón “lahir” dari akademi muda Madrid. Sempat merangsek ke tim utama, namun jarang mendapat kepercayaan diturunkan sebagai starter.

Sampai tiba waktunya Callejón jengah, Napoli coba merayu via ajakan Rafael Benítez. Tak lama, Partenopei pun menikmati “durian runtuh” yang membawa permainan tim ke level yang berbeda dan tak luput dari perhatian legenda Napoli, Diego Maradona.

“Saya percaya bawha Napoli mengambil banyak hal positif tahun ini, salah satunya pemain berkualitas macam Callejón dari Real Madrid,” tutur Maradona kepada N+ , Rabu (12/3/2014).

“Hal seperti ini sesuatu yang hanya terjadi 100 tahun sekali. Dia membuat keputusan yang tepat di waktu yang terbaik. Kami Neapolitans senang dan menikmati kesalahan Real Madrid,” lanjutnya.

Dari sisi si pemain sendiri, Callejón mengaku tak berpikir dua kali meng-iya-kan ajakan Benítez ke San Paolo. Benítez meyakinkan Callejón bahwa bersama Napoli, kesempatannya berkembang pesat sangat terbuka dan bukan tidak mungkin bisa menyamai Cristiano Ronaldo yang acap punya catatan rata-rata 20 gol per musim.

“Saya meninggalkan Madrid karena saya ingin bermain lebih sering. Saat Benítez mengontak, dia langsung meyakinkan saya. Saya sangat bahagia dengan pengalaman saya bersama Napoli. Saya ingat ketika pertama kali datang, pelatih bicara pada saya dengan bahasa Italia dan saya langsung bilang bahwa dia punya harapan besar pada saya,” timpal Callejón.

“Dia berpikir saya mampu. Apakah (gol ke gawang) Roma gol terpenting dalam karier saya? Semoga saja tidak, semoga saya bisa mencetak lebih banyak gol penting. Saya senang menjadi penyerang. Apakah saya seperti Cristiano Ronaldo? Sebagai pemain saya mirip dengannya, tapi saya tetaplah Callejón,” tutupnya.

Related posts: