contact-agen-bola

|Tuesday, May 22, 2018
HOT PROMO : Dapatkan FREE Hadiah Exclusive New Jersey Original Dengan Melakukan Deposit 10jt Atau Kaos Training New Original Dengan Deposit 7jt – Silakan hubungi Customer Service kami untuk pengambilan hadiah langsung.
New Promo : Bonus 10% Untuk New Member – Silakan hubungi Customer Service Agenbola.net Untuk Keterangan Lebih Lengkap

Chelsea Kehilangan Sosok Pemimpin 

Chelsea

Let’s Go Social Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someone

Performa Chelsea kembali menurun di Premier LEague setelah sempat di musim lalu meraih gelar juara. Tidak adanya sosok pemimpin dan juga karakter kuat di skuat chelsea menjadi sorotan utama.

Premier League musim ini Chelsea dipastikan hanya mampu finis di posisi kelima klasemen terpaut 30 poin dari Manchester City yang menjadi juara.

Padahal di musim lalu Chelsea berhasil keluar sebagai juara dengan meraih 93 poin lewat 30 laga kemenangan dan baru tiga kali imbang saja. Sedangkan di musim Chelsea hanya mencatatkan 21 kali menang dan 7 kali imbang.

Penurunan performa tersebut sama seperti ketika di musim 2015/2016 lalu ketika ditangani oleh Jose Mourinho dan harus puas di posisi ke-10 dengan berujung pemecatatan Mourinho dan digantikan oleh Antonio Conte.

Salah satu masalah dari Chelsea yaitu tidak adanya sosok pemimpin di dalam skuat mereka. Chelsea kehilangan beberapa pemain dengan karakter kuat yang sebelumnya masih ada John Terry, Diego Costa, atau Nemanja Matic.

Posisi Kapten Chelsea saat ini masih dipegang oleh Gary Cahill dan Cesar Azpilicueta.

“Ketika saya mengingat lagi ke masa itu, saya teringat sebuah tim penuh dengan para pemimpin. Kami punya Michael Ballack, Didier Drogba, Claude Makelele, John Terry, Frank Lampard, Ashley Cole…,” ungkap Bridge dikutip Sky Sports.

“Saya rasa jelas ada masalah kepemimpinan, 100 persen. Saya melihat ke Chelsea yang sekarang dan tak melihat ada banyak pemimpin. Saya rasa itu sesuatu yang perlu mereka tangani kalau mau bersaing untuk gelar-gelar. Mereka perlu berbelanja dan berusaha mendatangkan pemain tipe tersebut.”

“Bukan cuma pemain berkualitas bagus, tapi juga pemain yang punya sedikit karakter, pemain yang bisa memimpin tim melalui momen-momen sulit. Anda tak mau cuma ada satu pemain memimpin tim. Satu bagian besar atas kesuksesan adalah punya sebuah grup yang bisa memberikan kepemimpinan,” imbuhnya.

Leave a Response