contact-agen-bola

|Wednesday, October 17, 2018
HOT PROMO : Dapatkan FREE Hadiah Exclusive New Jersey Original Dengan Melakukan Deposit 10jt Atau Kaos Training New Original Dengan Deposit 7jt – Silakan hubungi Customer Service kami untuk pengambilan hadiah langsung.
New Promo : Bonus 10% Untuk New Member – Silakan hubungi Customer Service Agenbola.net Untuk Keterangan Lebih Lengkap

Douglas Costa Ke Bayern Bukan Sebagai Pengganti Ribery 

douglas

Let’s Go Social Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someone

Douglas Costa resmi bergabung dengan Bayern di musim ini, pemain yang bisa bermain di beberapa posisi termasuk juga posisi yang selalu menjadi tempat Franck Ribery. Namun menurut Bayern kedatangan Douglas bukanlah sebagai rencana untuk menggantikan Ribery. Douglas dibeli oleh Bayern dari Shakhtar Donetsk senilai 30 juta euro. Douglas akan bermain bersama Bayern selama lima tahun.

Douglas merupakan tipikal pemain gelandang serang namun dia bisa bermain di beberapa sisi lapangan. Tetapi, Bayern kembali menegaskan kedatangan pemain berusia 24 asal Brasil itu Bayern bukanlah untuk menggantikan Ribery.

Ribery yang kini sudah mulai berusia 23 tahun sering kali absen karena mengalami beberapa cedera.

“Dia serba bisa, tapi tidak di barisan pertahanan, tetapi dia bisa bermain di berbagai posisi” ujar Direktur Olahraga Bayern, Matthias Sammer, di Soccerway.

“Dalam kaitannya dengan Franck Ribery, yang sudah lama cedera, saya pikir itu sangat tidak sopan,” tambahnya.

“Dia sedang cedera dan tidak bisa berlatih bersama dengan tim. Tetap dia tetap saja pemain Bayern Munich. Kami akan selalu menunggunya. Dukungan penuh dari Bayern untuk Dia dan kami selalu berharap dia bisa segera kembali fit dan bermain,” kata Sammer.

“Douglas Costa bukanlah penggantinya. Tentu saja, Costa bisa bermain di sisi kanan karena dia bisa menusuk ke tengah dengan memanfaatkan kekuatan kaki kirinya. Tapi, dia juga bisa bermain di sisi kiri dan area tengah,” jelasnya.

“Douglas itu pemain yang punya banyak fleksibilitas dan cenderung ofensif.” kata Sammer.