contact-agen-bola

|Sunday, December 17, 2017
HOT PROMO : Dapatkan FREE Hadiah Exclusive New Jersey Original Dengan Melakukan Deposit 10jt Atau Kaos Training New Original Dengan Deposit 7jt – Silakan hubungi Customer Service kami untuk pengambilan hadiah langsung.
New Promo : Bonus 10% Untuk New Member – Silakan hubungi Customer Service Agenbola.net Untuk Keterangan Lebih Lengkap

Evra Menilai Serie A Lebih Berat Dibandingkan Premier League 

evra

Let’s Go Social Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someone

Setelah satu musim bermain di Serie A bersama dengan Juventus sudah memberikan pengalaman berbeda bagi Patrice Evra. Dia menilai kalau meraih kesuksesan di kompetisi Serie A lebih sulit jika dibandingkan di Premier League. Evra sendiri sempat bermain di Premier League bersama Manchester United selama delapan musim. Selama bermain bersama Manchester United, bek timnas Prancis itu tercatat berhasil meraih gelar juara Premier League dan juga tiga titel Piala Liga INggris.

Setelah delapan musim bermain di Premier League, Evra memutuskan hengkang ke Italia di musim panas 2014 lalu. Evra yang bergabung dengan Juventus dengan durasi kontrak selama dua tahun.

Di musim pertamanya, Evra berhasil membantu Juventus meraih Scudetto dan Coppa Italia. Pemain berusia 34 tahun itu juga berhasil membawa Juventus sampai ke babak final Liga Champions walaupun harus kalah dari Barcelona.

“Saya benar-benar menikmati tahun pertama saya dan saya masih menikmatinya. Saya banyak belajar soal sepakbola dan bagaimana menjadi profesional yang lebih baik, meski saya juga masih profesional selama di Manchester,” ujar Evra kepada BBC Radio 5 Live seperti dikutip Agenbola.

Evra juga memberikan perbedaan antara Serie A dengan Premier League. Evra menilai di Premier League lebih mengandalkan faktor fisik namun kalau di Serie A lebih kepada adu taktik.

“Premier League seperti dua petinju yang bertarung. Saya jual, kamu beli, tapi yang satu kurang kuat dan mereka akan mulai kelelahan dan Anda akan menang,” ucapnya.

“Di Italia, ini seperti main catur. Anda harus memahami setiap pergerakan sebelum Anda bermain dengan kualitas Anda. Saya benar-benar ingin belajar sampai akhir karier saya, sesuatu yang ingin saya lakukan setiap hari.”

Bermain di Italia dengan Juventus juga memberikan Evra pengalaman yang berbeda dalam hal mempersiapkan pertandingan. Evra mengungkapkan kalau mereka terbiasa menganalisis video sesi latahan dan tim lawan sebelum melakukan laga.

“Sepakbola Italia begitu berbeda dalam hal itu. Tentu saya akan bilang bahwa sepakbola Inggris terbaik karena orang-orang suka datang dan melihat pemain berlari ke mana saja tapi jika Anda bilang itu lebih sulit daripada sepakbola Italia, saya katakan tidak,” lanjut Evra.

“Premier League punya adrenalin tinggi dan gairah dengan fans tapi saya tidak bisa bilang itu yang paling sulit. Orang-orang harus datang ke Italia dan melihat betapa sulitnya bagi kami melawan tim-tim papan bawah karena mereka siap. Mereka tahu pergerakan saya, mereka tahu posisi saya. Luar biasa cara mereka mempelajari pertandingan dan membuat Anda mempersiapkan diri sebelum mulai,” katanya.

Kini di musim kedua bersama Juventus di Serie A walaupun performa Juve sempat jelak di start awal. Namun kini mereka perlah sudah bangkit dan berada di posisi ketujuh klasemen dengan raihan 18 poin dari 12 laga.

Related posts:

Leave a Response