contact-agen-bola

|Monday, October 16, 2017
HOT PROMO : Dapatkan FREE Hadiah Exclusive New Jersey Original Dengan Melakukan Deposit 10jt Atau Kaos Training New Original Dengan Deposit 7jt – Silakan hubungi Customer Service kami untuk pengambilan hadiah langsung.
New Promo : Bonus 10% Untuk New Member – Silakan hubungi Customer Service Agenbola.net Untuk Keterangan Lebih Lengkap

Guardiola Bikin Jebolan Akademi Barca Ini Sengsara 

Bojan Krkic Barcelona

Let’s Go Social Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someone

Ayah Bojan Krkic melemparkan kritik keras terhadap mantan pelatih Barcelona, Pep Guardiola, yang dinilai gagal memberikan waktu bermain pada anaknya sehingga gagal menjadi bintang di Camp Nou.

Pemain 24 tahun itu adalah pemain asli jebolan La Masia dan berhasil menembus tim utama Barca pada 2007 silam. Saat itu, Bojan disebut akan jadi penerus Lionel Messi sebagai penyerang utama.

Namun, karirnya di Barcelona timbul tenggelam meski sudah tampil lebih dari 100 kali selama empat musim. Bojan pun mulai dipinjamkan ke AS Roma, AC Milan, lalu Ajax Amsterdam, sebelum bergabung dengan Stoke City musim ini.

Di Britannia Stadium, nama Bojan jadi pujaan setelah terus tampil mempesona dan mengemas dua gol dalam 11 laga Premier League. Ayah Bojan pun merasa anaknya akan sama bagusnya buat Barcelona asal diberikan kesempatan.

“Guardiola tidak memberinya kontinuitas. Pada Copa del Rey, Bojan adalah pencetak gol terbanyak Pep. Dia akan mencetak satu atau dua gol di La Liga dan tidak main berminggu-minggu, itu membingungkan,” tutur sang ayah yang bernama, Bojan Krkic Sr, pada Mail on Sunday.

“Pada perebutan gelar 2010, dia mencadangkan (Zlatan) Ibrahimovic. Bojan bermain lalu mencetak gol di Sevilla dan Tenerife, itu gol yang menentukan. Lalu pada akhir musim mereka beli David Villa,” lanjutnya mengeluh.

Satu lagi hal yang membuat Bojan semakin terlempar dari skuad Barca adalah statusnya. Sebagai pemain muda, kesempatannya untuk menjadi pilihan utama sangat sulit karena harus bersaing dengan bintang dari seluruh dunia.

“Mereka bintang internasional, melihat anak kecil bermain sejak awal. Kadang Ronaldinho di bangku cadangan dan Bojan main sejak awal. Bisa anda bayangkan? Itu menjadi sangat sulit, dia tidak diterima oleh siapa pun,” tutur sang ayah.

Pindah ke Stoke pun membuat gairah bermain Bojan kembali berkobar. Apalagi, ia kerap tampil gemilang saat bertemu dengan klub-klub papan atas Inggris macam Arsenal.

Kepercayaan yang diberikan pelatih Stoke City, Mark Hughes, pada Bojan pun semakin membuat penyerang mungil itu lebih lepas saat bermain di lapangan.

“Anak saya sudah banyak sengsara di sepakbola. Terlalu banyak. Sudah lama saya tak melihat Bojan sesenang ini. Dia sebuah bagian tetap dari Stoke dan, sebagai seorang ayah, itu menyenangkan,” imbuhnya.

Related posts: