contact-agen-bola

|Wednesday, October 18, 2017
HOT PROMO : Dapatkan FREE Hadiah Exclusive New Jersey Original Dengan Melakukan Deposit 10jt Atau Kaos Training New Original Dengan Deposit 7jt – Silakan hubungi Customer Service kami untuk pengambilan hadiah langsung.
New Promo : Bonus 10% Untuk New Member – Silakan hubungi Customer Service Agenbola.net Untuk Keterangan Lebih Lengkap

Guardiola Tidak Mau Mempermasalahkan Dikritik oleh Media 

guardiola

Let’s Go Social Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someone

Josep Guardiola yang gagal membawa Bayern Munich menjadi juara di ajang pembuka liga yaitu Piala Super Jerman menyebabkan munculnya spekulasi mengena masa depannya sebagai pelatih dari Bayern MUnich. Guardiola juga mengatakan dia tidak mau mempermasalahkan mengenai adanya kritikan dari media. Bayern mengawali musim baru ini dengan hasil pahit. Mereka yang gagal untuk mendapatkan trofi Piala Super Jerman setelah kalah dari Wolfsburg lewat babak adu penalti.

Hasil negatif lantas memunculkan beberapa pendapat dari mantan pemain Bayern. Stefan Effenberg dan Lothar Matthaeus memberikan pendapat tentang Guardiola.

Mathaeus menilai kalau Jose Mourinho masih merupakan pelatih terbaik dunia dan mengalahkan Guardiola. Sementar itu Effenberg menilai kalau kursi kepelatihan Guardiola di Bayern sudah tidak akan lama lagi.

Guardiola lantas memberikan tanggapan mengenai dua pernyataan mantan pemain Bayern itu. Dia pun paham mengenai kinerja para jurnalis saat mereka bekerja.

“Anda (media) juga mengkritik saya. Anda melakukannya. Itu merupakan pekerjaan Anda. Saya melakukan tugas saya, dan Anda mengkritik saya dari hal itu. Jika legenda klub ini bekerja sebagai jurnalis, dia juga bisa melakukannya,” kata Guardiola di Soccerway.

“Pada momen ini, Effenberg dan Matthaeus adalah jurnalis. Dan tentu saja, mereka boleh mengemukakan pendapat mereka. Saya tak tahu apakah dia yang terbaik, tapi Jose Mourinho jelas salah satu yang terbaik di dunia.”

“Ini bukan masalah buat saya. Saya sudah mengatakan itu dalam banyak kesempatan. Saya ke sini bukan untuk menjadi pelatih terbaik di dunia. Tapi, untuk melakukan yang terbaik untuk klub dan para pemain di sini. Itu tujuan saya,” imbuhnya.

Related posts: