contact-agen-bola

|Friday, December 15, 2017
HOT PROMO : Dapatkan FREE Hadiah Exclusive New Jersey Original Dengan Melakukan Deposit 10jt Atau Kaos Training New Original Dengan Deposit 7jt – Silakan hubungi Customer Service kami untuk pengambilan hadiah langsung.
New Promo : Bonus 10% Untuk New Member – Silakan hubungi Customer Service Agenbola.net Untuk Keterangan Lebih Lengkap

James Rodriguez Merasa Frustasi Bermain DI Real Madrid 

james rodriguez

Let’s Go Social Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someone

James Rodriguez kemungkinan besar akan segera hengkang dari Real Madrid. Pemain timnas Kolombia itu merasa sangat frustasi bermain bersama Real Madrid saat ini.

Memang sudah beberapa bulan terakhir ini James selalu dirumorkan akan hengkang dari Madrid. Sejauh ini beberapa klub elite eropa seperti Manchester United, Paris Saint-Germain, dan Inter Milan yang paling gencar dirumorkan ingin mendapatkan James.

Sejak Real Madrid ditangani oleh ZIdane, James tidak menjadi pilihan utama dalam skuat Real Madrid. Bahkan di La Liga musim 20169/2017 ini, gelandang serang timnas Kolombia itu hanya tampil dalam waktu penuh sebanyak lima laga dari total 22 laga penampilannya.

Sedangkan di ajang Liga Champions dari enam laga James hanya satu kali bermain wakut penuh. Di Musim ini torehan James sebanyak 11 gol dan 13 assist dari total 33 penampilan untuk Madrid di semua ajang kompetisi.

Jose Pekerman pelatih dari timnas Kolombia mengatakan kalau James mendapatkan tekanan yang sangat besar yang membuat dirinya sulit berkembang. Selain itu dia juga menilai James tidak mendapatkan apresiasi yang selayaknya.

“Ini bukan pertama kalinya bahwa pemain-pemain bagus di tempat tertentu merasa frustrasi karena masalah gaya permainan. Dalam sepakbola, yang penuh tekanan dan ketergantungan tinggi pada hasil, terkadang kami membutuhkan pemain yang mampu melewati batas-batas, pemain yang memberikan penampilan level berbeda dari yang lainnya,” kata Pekerman seperti dikutip Agenbola.

“Secara umum, pemain Amerika Selatan tidak begitu dipahami di Eropa, karena gaya dan kreativitasnya membutuhkan stabilitas yang terkadang dia tidak dapat temukan. Dia berkemauan keras dan berusaha mencoba.”

“Dari pihak kami, kami selalu meminta dia berjuang untuk mendapatkan tempatnya dan menegaskan kemampuannya meskipun kesulitan. Dan dia mencoba,” sambungnya.

“Saya selalu merasa bahwa pemain terbesar memiliki karakter pemberontak untuk ingin bermain. Mereka tidak suka berada di bangku cadangan. Selalu ada yang harus dibayar. Kita semua ingin memiliki pemain yang baik, tetapi ketika kita memilikinya, kadang-kadang kita memintanya melakukan sesuatu yang tidak bisa dia lakukan,” ungkap Pekerman.

Related posts:

Leave a Response