contact-agen-bola

|Sunday, July 15, 2018
HOT PROMO : Dapatkan FREE Hadiah Exclusive New Jersey Original Dengan Melakukan Deposit 10jt Atau Kaos Training New Original Dengan Deposit 7jt – Silakan hubungi Customer Service kami untuk pengambilan hadiah langsung.
New Promo : Bonus 10% Untuk New Member – Silakan hubungi Customer Service Agenbola.net Untuk Keterangan Lebih Lengkap

Johan Cruyff Menilai Barca Sudah Kehilangan Nilai Luhurnya 

johan-cruyff

Let’s Go Social Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someone

Johan Cruyff legenda Barcelona angkat suara terkait mengenai begitu banyak isu yang terjadi di klub Barca. Cruyff yang merasa bangga dengan pencapaian Barca di musim lalu dengan treble winners namun dia juga merasa cukup kecewa karena Barca sudah gagal mempertahankan berbagai filosofi dan nilai-nilai yang sudah ada sejak dulu.

Berbagai rumor dan masalah terjadi di kubu Barcelona karena pemilihan presiden baru Barca akan dimulai tanggal 18 Juli nanti. Berbagai masalah muncul termasuk juga dengan masalah pemasangan sponsor di kostum klub Barca.

Joan Laporta mantan presiden Barca yang kali ini juga ikut mencalonkan diri kembali merasa kalau pemasangan sponsor di depan kostum tim sudah tidak sejalan dengan filosofi klub selama ini. Laporta kembali menekankan dan bertekad untuk mengembalikan logo UNICEF ke bagian depan kostum sebagai bentuk dari kerjasama non-profit antara Barca dan UNICEF.

Selain masalah sponsor tim, hal lain yang muncul juga saat ini dinilai sudah minim pemain didikan La Masia yang berhasil naik ke tim utama Barca. Bagi Cruyff, hal seperti ini yang akan mengganggu keberhasilan Barca di musim kedepannya.

“Dari sudut pandang keolahragaan, ini adalah tahun yang luar biasa. Permainan yang ditampilkan luar biasa, begitu juga dengan gelar juara yang didapatkan. Sempurna,” ujar Cruyff kepada Marca.

“Tapi, itu tidak menggambarkan keseluruhan cerita. Ada juga nilai-nilai yang hilang. Sama seperti ‘La Masia’.”

“Barca juga memenangi gelar juara dunia untuk urusan paling banyak dibicarakan terkait kasus-kasus hukum. Ini tidak bisa dibiarkan. Kami harus serius menanganinya.”

“Ketika dulu Barcelona terpuruk, ada dua keputusan yang dibuat dan itu langsung mengubah gaya main serta cara berpikir. Dua keputusan itu adalah mengontrak (Frank) Rijkaard dan (Pep) Guardiola.”

“Keduanya menghabiskan delapan tahun memimpin tim utama, mereka mengembangkan sebuah proyek di mana ‘La Masia’ menjadi sebuah kata ajaib. Sayangnya, sekarang tidak begitu lagi.”

“Nilai luhur itu fundamental, tidak hanya di pemilihan ini, tapi juga di dalam kehidupan, dan Barca sudah kehilangan itu.”

“Semua orang senang melihat cara Barcelona bermain, tapi sekarang makin sedikit orang datang dari ‘La Masia’,” kata Cruyff.

Cruyff sendiri mengatakan dia mendukung Laporta untuk kembali bisa menjadi Presiden Barcelona. Laporta akan bersaing dengan beberapa nama dalam pemilihan Presiden baru Barca seperti osep Maria Bartomeu, Toni Freixa, Agusti Benedito, Jordi Majo, dan Jordi Farre.