contact-agen-bola

|Wednesday, October 18, 2017
HOT PROMO : Dapatkan FREE Hadiah Exclusive New Jersey Original Dengan Melakukan Deposit 10jt Atau Kaos Training New Original Dengan Deposit 7jt – Silakan hubungi Customer Service kami untuk pengambilan hadiah langsung.
New Promo : Bonus 10% Untuk New Member – Silakan hubungi Customer Service Agenbola.net Untuk Keterangan Lebih Lengkap

Kimmich Sama Sekali Tidak Mau Dibandingkan Dengan Lahm 

kimmich

Let’s Go Social Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someone

Joshua Kimmich bintang muda dari Bayern Munich dan timnas Jerman diprediksikan bisa menjadi penerus dari Philipp Lahm. Namun Kimmich sama sekali tidak mau jika dibandingkan dengan mantan seniornya itu.

Lahm yang memutuskan untuk pensiun di akhir musim lalu dengan usia 33 tahun. Sudah waktunya bagi Kimmich untuk membuktikan diri bisa menjadi pengganti dari Lahm di Bayern dan timnas Jerman.

Kimmich memang memiliki persamaan yang sama dengan Lahma dengan tinggi 1,7 meter ditambah lagi sama-sama merupakan lulusan dari akademi Stuttgard juga bermain bisa bermain sebagai bek kanan maupun sebagaai gelandang kanan.

Selain itu laga Jerman melawan Norwegia akhir pekan lalu Kimmich memperlihatkan penampilan yang impersif. Gol keenam dari Jerman yang dicetak Mario Gomez berawal dari assist Kimmich.

“Philipp telah menikmati sebuah karier yang sempurna,” Kimmich mengatakan kepada Sport Bild. “Anda tidak akan pernah bisa menggantikan pemain seperti itu.”

“Selain itu, penting juga bagiku untuk menempuh jalanku sendiri. Aku tidak ingin orang-orang melihatku sebagai kloningan Philipp Lahm. Aku ingin melakukan banyak hal sebagai Joshua Kimmich.

Bersama Bayern Munich, Kimmich juga sudah meraih dua trofi juara Bundesliga dan Satu trofi DFB-Pokal. Untuk level internasional, Kimmich juga sudah mencatatkan satu trofi juara Piala Konfederasi bersama Jerman. Ajang pembuktian selanjutnya bagi Kimmich pada PIala Dunia 2018 nanti.

“Joshua adalah salah satu talenta terbesar yang pernah saya saksikan dalam 10 tahun terakhir,” kata pelatih Jerman Joachim Loew. “Dia punya rasa lapar dan gairah yang besar. Dia bahkan selalu ingin berada di permainan terbaiknya di setiap latihan. Saya pikir dia bisa memiliki karier yang besar.”

Related posts:

Leave a Response