contact-agen-bola

|Wednesday, October 18, 2017
HOT PROMO : Dapatkan FREE Hadiah Exclusive New Jersey Original Dengan Melakukan Deposit 10jt Atau Kaos Training New Original Dengan Deposit 7jt – Silakan hubungi Customer Service kami untuk pengambilan hadiah langsung.
New Promo : Bonus 10% Untuk New Member – Silakan hubungi Customer Service Agenbola.net Untuk Keterangan Lebih Lengkap

Lima Fakta Tersembunyi Tentang Arjen Robben 

Arjen-Robben-Bayern

Let’s Go Social Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someone

Bayern Muenchen sudah mengukuhkan diri sebagai juara paruh musim Bundesliga. Salah satu pemain kunci bagi klub Jerman itu adalah Arjen Robben. Berikut lima fakta tentang pemain Belanda ini yang belum banyak diketahui orang:

1. Robben dikenal sebagai pemain yang gampang cedera. Broken Glass atau si gelas retak, begitu ia dijuluki karena kondisinya. Tapi, di Muenchen, julukan itu pantas ditanggalkan. Dalam tiga musim terakhir, ia hanya absen lebih dari sebulan dalam dua kesempatan saja.

2. Robben adalah pemain yang serba bisa. Sebelumnya ia dikenal sebagai pemain sayap. Di timnas Belanda ia dijadikan penyerang tengah.Di bawah arahan Josep Guardiola, ia juga jarang berperan sebagai pemain sayap, tapi lebih ditempatkan sebagai playmaker dan pencetak gol.

3. Robben dikenal dengan kemampuannya memainkan bola dengan kakinya. Tapi belakangan, pemain itu juga menunjukkan kemampuan mengesankan dalam duel udara. Menurut Squawka, Robben mampu mencetak gol dengan sundulan dengan jumlah yang berimbang dengan gol yang dicetak dari kaki kanannya yang lebih lemah.

4. Robben kerap dituding sering demam panggung dalam laga besar. Hal itu tak benar. Pemain timnas Belanda itu, mampu mencetak lebih banyak gol ke gawang Borussia Dortmund ketimbang tim lainnya di Bundesliga. Saat melawan Barcelona, ia juga mampu menyumbang tiga gol dan sebuah assist dalam sembilan laga.

5. Karena sudah terlibat dalam sepak bola elit Eropa sejak usia belia, banyak yang menduga usia Robben saat ini sudah tua. Nyatanya ia baru 30 tahun. Artinya masih banyak waktu tersisa baginya untuk unjuk kehebatan. Para pengamat memprediksi ia setidaknya masih akan mampu bersaing di level tertinggi untuk dua tahun lagi.

Related posts: