contact-agen-bola

|Thursday, October 18, 2018
HOT PROMO : Dapatkan FREE Hadiah Exclusive New Jersey Original Dengan Melakukan Deposit 10jt Atau Kaos Training New Original Dengan Deposit 7jt – Silakan hubungi Customer Service kami untuk pengambilan hadiah langsung.
New Promo : Bonus 10% Untuk New Member – Silakan hubungi Customer Service Agenbola.net Untuk Keterangan Lebih Lengkap

Mantan Pelatih Madrid Menilai Bale Dimainkan Terlalu Melebar 

bale

Let’s Go Social Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someone

Gareth Bale di musim kedua bersama Real Madrid tampil sangat mengecewakan. Beberapa orang menilai banyak penyebab performa Bale menurun, salah satu alasannya karena dia mainkan di posisi yang terlalu melebar. Mantan pelatih Real Madrid dan timnas Wales, John Toshack berpendapat kalau Bale tidak cocok dimainkan terlalu melebar dan itu bukanlah posisi terbaik buat dirinya.

“Saya harap, Gareth punya kesempatan untuk dimainkan di area di mana dia bisa lebih berbahaya,” ujar Toshack ketika diwawancarai BBC.

“Saya tidak yakin dimainkan di posisi melebar merupakan posisi terbaik Gareth. Saya pikir, Cristiano (Ronaldo) menjadi salah satu alasan mengapa dia dimainkan di sana.”

“Dia (Ronaldo) dulu merupakan pemain nomor 7 (sayap kanan), tetapi juga suka bermain di sisi kiri dan saya pikir, Gareth agak kesulitan karena itu.”

Statistik Bale selama musim pertama di Madrid 2013/2014 dengan torehan 22 gol dari 44 kali pertandingan. Namun jumlah itu justru menurun di musim keduanya bersam Madrid. Dari total 48 kali bermain di semua ajang Madrid, Bale hanya mampun mencetak 17 gol.

Menurutu catatan WhoScored, Bale sebanyak 25 kali dimainkan di posisi penyerang sayap kanan di La Liga. Bermain di posisi tersebut Bale berhasil mencetak 11 gol dan 7 assist.

Namun ketika dia berposisi sebagai penyerang tengah sebanyak 5 kali, dia baru mampu mencetak 1 gol dan 2 assist. Dan bermain diposisi gelandang kanan, Bale mencetak 2 gol dan 0 asssit dari 6 kali penampilan sebagai gelandang kanan.

Bale juga dinilai sangat jarang bergerak dan melakukan tracking back untuk membantu dalam pertahanan tim. Rata-rata intersepsi dan tekelnya pun minim, hanya 0,8 dan 0,3 per laga. Ini juga menjadi salah satu hal yang dikritik darinya musim kemarin.