contact-agen-bola

|Wednesday, March 13, 2019
HOT PROMO : Dapatkan FREE Hadiah Exclusive New Jersey Original Dengan Melakukan Deposit 10jt Atau Kaos Training New Original Dengan Deposit 7jt – Silakan hubungi Customer Service kami untuk pengambilan hadiah langsung.
New Promo : Bonus 10% Untuk New Member – Silakan hubungi Customer Service Agenbola.net Untuk Keterangan Lebih Lengkap

Mantan Pelatih Timnas Argentina Masuk Kandidat Pengganti Pippo 

Alejandro Sabella

Let’s Go Social Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someone

MILAN – Rentetan hasil negatif yang dialami AC Milan bersama Filippo Inzaghi membuat nasib sang pelatih berada di ujung tanduk. Beberapa nama diisukan akan menjadi suksesornya, termasuk mantan pelatih Timnas Argentina, Alejandro Sabella.

Seperti diketahui, sejak pergantian tahun Rossoneri mengalami krisis kemenangan. Dari enam pertandingan, Riccardo Montolivo cs hanya memetik satu kemengan atas Sassuolo, itu pun di ajang Coppa Italia. Sisanya empat kali kalah dan satu kali imbang.

Secara otomatis hasil tersebut langsung berimbas ke kursi Pippo. Walau setelah tersingkir dari Coppa Italia oleh Lazio, Presiden Silvio Berlusconi dan CEO Adriano Galliani mengonfirmasi bahwa Inzaghi akan tetap menjadi peracik strategi, nyatanya hal tersebut tak meredakan isu.

Menurut radio lokal Argentina, Radio La Red, Kamis (29/1/2015), Rossoneri tengah mencari pelatih dengan karakteristik menjunjung tinggi nilai disiplin dan Sabella masuk kandidatnya. Mantan pelatih Tim Tango itu memiliki gaya kepemimpinan yang tidak disukai banyak pemain.

Namun nyatanya ia berhasil membawa Albiceleste ke partai puncak Piala Dunia 2014 lalu. Jika berbicara pengalaman di Negeri Pizza, Sabella juga telah memiliki CV yang dibutuhkan. Dirinya pernah menjadi Asisten Pelatih di Parma pada 2001 di bawah arahan Daniel Passarella.

Selain Sabella, nama Luciano Spaletti juga diperbincangkan disebut sebagai calon pengganti Pippo. Mantan pelatih AS Roma itu tengah menganggur setelah meninggalkan jabatannya di Zenit Saint Petersburg. Begitu juga dengan Vincenzo Montella dan Antonio Conte.