contact-agen-bola

|Wednesday, October 18, 2017
HOT PROMO : Dapatkan FREE Hadiah Exclusive New Jersey Original Dengan Melakukan Deposit 10jt Atau Kaos Training New Original Dengan Deposit 7jt – Silakan hubungi Customer Service kami untuk pengambilan hadiah langsung.
New Promo : Bonus 10% Untuk New Member – Silakan hubungi Customer Service Agenbola.net Untuk Keterangan Lebih Lengkap

Melepas Kovacic, Inter Dinilai Mengulangin Kembali Kesalahan Ketika Melepas Pirlo 

kovacic

Let’s Go Social Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someone

Inter MIlan sudah sepakat dengan Real Madrid untuk proses transfer Mateo Kovacic. Keputusan dari pihak Inter Milan untuk melepas Kovacic dinilai merupakan kesalahan sama seperti ketika mereka menjual Andrea Pirlo dulu. Inter dikabarkan setuju dengan nilai transfer sebesar 35 juta euro untuk melepas Kovacic ke Madrid. Gelandang yang berusia 21 tahun itu menjadi penjualan besar Inter MIlan di musim panas ini setelah sebelumnya Inter juga menjual Xherdan Shaqiri ke Stoke City senilai 17 juta Euro.

Luis Suarez mantan pemain Inter juga menyayangkan langkah Inter yang tidak mempertahankan dan menjaga Kovacic. Dia menilai keputusan Inter itu akan mengulangi kesalah yang sama ketika mereka menjual Pirlo ke AC Milan di tahun 2001 lalu.

Pirlo memang awalnya tidak berkembang di Inter MIlan. Namun setelah kepindahannya dari Inter, dia menjadi salah satu pemain terbaik dunia dengan berhasil meraih beberapa gelar penting. Pirlo berhasil meraih enam scudetto, dua trofi Liga Champions dan juga bersama timnas Italia berhasil meraih gelar Piala Dunia.

“Mateo patutnya menjadi titik fokus untuk masa depan Inter. Ketika Anda melihat dia bermain, Anda bisa mengatakan bahwa dia berada di level lain dibandingkan dengan para pemain lainnya,” kata Suarez kepada Gazzetta dello Sport.

“Perbandingan dengan Pirlo itu layak. Andrea pergi karena klub tidak punya kesabaran untuk menunggunya matang, kemudian dia menjadi pemain yang semua orang tahu bakal bagaimana.”

“Kovacic punya kualitas untuk menjadi Pirlo baru. Dan jangan katakan pada saya dia kesulitan dalam fase bertahan karena pada usia yang sama Pirlo bertahan dengan buruk. Tapi kemudian meningkat di aspek itu dalam permainannya.”

“Anak itu perlu rekan-rekan di level yang lebih tinggi yang bisa membantunya tumbuh, tapi malah menemukan dirinya sebagai seorang pemimpin di usia 20 tahun. Dan dia harus memikul tanggung jawab yang terlalu besar, sehingga kekurangannya telah tampak diperbesar dan produktivitasnya menghilang,” ujar pria yang tampil 256 kali bersama Inter ini, seperti dikutip Football Italia.

Bersama Inter, Kovacic tercatat bermain sebanyak 97 kali di seluruh ajang kompetisi dengan torehan sebanyak delapan gol dan 11 assist.

Related posts: