contact-agen-bola

|Tuesday, October 23, 2018
HOT PROMO : Dapatkan FREE Hadiah Exclusive New Jersey Original Dengan Melakukan Deposit 10jt Atau Kaos Training New Original Dengan Deposit 7jt – Silakan hubungi Customer Service kami untuk pengambilan hadiah langsung.
New Promo : Bonus 10% Untuk New Member – Silakan hubungi Customer Service Agenbola.net Untuk Keterangan Lebih Lengkap

Menjelang Final Liga Champions Di Berlin, Sebuah Catatan Spesial Buat Morata. 

morata

Let’s Go Social Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someone

Final Liga Champions akhir pekan ini akan menjadi sebuah torehan khusus buat Alvaro Morata. Alvora Morata berkesempatan untuk mencatat prestasi yang mana hanya pernah diraih oleh tiga pemain.

Tahun lalu di Lisbon, dimana laga Final Champions antara Real Madrid melawan Atletico Madrid Morat juga tampil memperkuat Real Madrid. Morata masuk menggantikan Karim Benzema di menit ke-79 yang mana laga tersebut dimenangin oleh Real Madrid lewat extra time.

Musim ini Morata berpeluang kembali untuk tampil di Final Liga Champions namun kali bersama Juventus. Bianconeri menembus partai final Liga Champions dan akan berjumpa dengan Barcelona pada tanggal 6 Juni mendatang di Olympiastadion, Berlin.

Jika nantinya Morata dimainkan oleh Massimiliano Allegri dan hasilnya Juventus menang dalam laga tersebut, maka Morata menjadi pemain keempat yang berhasil mengangkat trofi Liga Champions bersama dua klub berbeda dalam kurun waktu yang dua musim secara beruntun. Sebelumnya tercatat hanya ada tiga pemain yang pernah meraih prestasi seperti ini.

Pemain pertama yang berhasil mencapat torehan seperti ini yaitu pemain Legenda Prancis Marcel Desailly. Desailly pertama kali berhasil menjadi juara Liga Champions bersama klubnya Marseille pada tahun 1993 dengan memenangkan pertandingan melawan AC Milan di Final. Dimusim berikutnya Desailly malah bergabung dengan AC Milan dan kembali menjadi juara di Liga Champions bersama AC Milan setelah mengalahkan Barca di partai puncak dengan skor telak kemenangan Milan 4-0.

Setelah Desailly ada lagi pemain yang mengikuti jejaknya yaitu Paulo Sousa. Sousa yang pemain asal Portugal itu menjadi juara Liga Champions pada tahun 1996 bersama Juventus setelah mengalahkan Ajax Amsterdam di laga final. Dimusim berikutnya Sousa yang pindah dan bergabung dengan Borussia Dortmund kembali menjadi juara dengan mengalahkan mantan klubnya Juventus yang merupakan juara bertahun musim sebelumnya.

Pemain terakhir yang juga berhasil meraih prestasi seperti ini adalah Samuel Eto’o. Samuel Eto’o berhasil mengangkat trofi Liga Champions pada tahun 2009 bersama Barcelona. Setahun kemudian, Eto’o yang striker kamerun itu kembali lagi berhasil meraih trofi Liga Champions namun kali ini bersama klub barunya Inter Milan. Namun yang paling spesial buat Eto’o yaitu hingga kini hanya dia satu-satunya pemain yang pernah meraih treble trofi dalam dua musim beruntun.