contact-agen-bola

|Thursday, November 15, 2018
HOT PROMO : Dapatkan FREE Hadiah Exclusive New Jersey Original Dengan Melakukan Deposit 10jt Atau Kaos Training New Original Dengan Deposit 7jt – Silakan hubungi Customer Service kami untuk pengambilan hadiah langsung.
New Promo : Bonus 10% Untuk New Member – Silakan hubungi Customer Service Agenbola.net Untuk Keterangan Lebih Lengkap

PBR Dinilai Bakal Kembali Merepotkan, Persib Waspada 

Djadjang-Nurdjaman-Persib

Let’s Go Social Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someone

Pelatih Persib Bandung Djadjang Nurdjaman menyadari seberapa pelik dan sulit pertandingan yang akan dijalani anak asuhnya saat meladeni Pelita Bandung Raya (PBR) dalam duel derby Bandung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa besok 7 April 2015.

Secara head to head, Persib masih unggul dibandingkan PBR. Kendati demikian, sejak The Boys Are Back ditangani Dejan Antonic, Maung Bandung selalu kesulitan meladeni perlawanan sepak bola kolektif ala Kim Jeffrey Kurniawan dan kawan-kawan.

Musim lalu, dari total empat pertemuan di kompetisi Indonesia Super League (ISL) yang musim ini berubah nama jadi Qatar National Bank (QNB) League, Persib dua kali menelan kekalahan dari PBR, dan hanya sekali memenangkan pertandingan, sisanya bermain imbang.

Selain di ISL, kedua tim sebenarnya sempat bentrok di laga pramusim Inter Island Cup (IIC) 2014 dan dimenangkan Persib lewat gol tunggal yang diciptakan Ahmad Jufriyanto.

Menariknya margin skor seluruh pertandingan tak pernah lebih satu gol. Hal itu juga diprediksi akan kembali terulang dalam derby pertama musim ini meski PBR ditinggal banyak pemain bintang, termasuk Dias Angga Putra dan Ilija Spasojevic yang menyeberang ke Persib.

“PBR sering menyulitkan, saya bisa prediksi dan pastikan kali ini mereka juga sepertinya akan kembali menyulitkan. Tak ada yang lebih diunggulkan dan ini tantangan buat kami,” ungkap Djanur dalam sesi konferensi pers di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Senin 6 April 2015.

Djanur pun tak malu-malu memuji perkembangan skuad muda PBR di bawah polesan Dejan Antonic, pelatih yang sempat membuat emosinya terpancing dan terlibat perang kata-kata di media, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, meski dihuni banyak pemain muda, PBR tim potensial. “Mereka muda dan menunjukkan perkembangan yang cukup positif. Apa yang dilakukan di Palembang (mengimbangi Sriwijaya FC) menurut saya cukup cemerlang dan di satu sisi jadi catatan buat kami,” jelasnya.

Memenangi derby Bandung, buat Djanur, bisa dikatakan bukan sekadar urusan menjaga gengsi Persib sebagai penguasa Bandung. Dengan mengandaskan PBR sama artinya sebagai pembuktian terhadap Dejan, yang seolah sudah jadi “seterunya” sejak “‘bertarung” di media.

Semenjak menghadapi PBR dengan racikan ala Dejan, skema yang dikembangkan Djanur seolah menghantam batu karang. “Derby ini sangat penting, ada gengsi tinggi di dalamnya,” kata pelatih yang pernah membesut Pelita Jaya tersebut.

Pertemuan langsung Djanur dan Dejan sebenarnya sudah dinanti sebelum kickoff pertandingan. Sayangnya awak media tak mendapatkan momentum itu karena dalam sesi konferensi pers, Dejan berhalangan hadir dan lebih mewakilkannya kepada Asisten Pelatih, Peri Sandria.