contact-agen-bola

|Thursday, July 19, 2018
HOT PROMO : Dapatkan FREE Hadiah Exclusive New Jersey Original Dengan Melakukan Deposit 10jt Atau Kaos Training New Original Dengan Deposit 7jt – Silakan hubungi Customer Service kami untuk pengambilan hadiah langsung.
New Promo : Bonus 10% Untuk New Member – Silakan hubungi Customer Service Agenbola.net Untuk Keterangan Lebih Lengkap

Pesan Koeman Untuk Depay: Premier League Bukan Liga Gampang 

depay

Let’s Go Social Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someone

Memphis Depay boleh saja menjadi bintang di liga Eredivisie, namun hal itu akan berbeda jika nanti bermain di Premier League. Ronald Koeman, manajer Southampton, Depay tidak akan bisa langsung bersinar di Premier League, Premier League bukan liga yang gampang ditaklukkan. Depay tak hanya berhasil membantu PSV Eindhoven menjadi juara Eredevise 2014/2015, tetapi juga dia berhasil menjadi Top skorer Liga Belanda musim lalu itu. Dari total 30 kali penampilannya sepanjang musim, Depay berhasil mencetak 22 gol.

Jumlah gol Depay itu lebih banyak 2 gol dibanding rekan satu timnya yang merupakan pemain depan, Luuk de Jong. Wajar saja dengan capaian Depay di musim lalu itu, dia diprediksikan akan menjadi bintang sepakbola Belanda di masa depan.

Catatan 22 gol di musim lalu itu terbilang meningkat ketimbang di musim 2013/2014. Depay di musim 2013/2014 berhasil mencetak 12 gol dari 32 kali penampilannya.

Setelah mampu bersinar bermain bersama PSV, Depay pun pindah ke Premier League bergabung dengan Manchester United. Di MU ada manajer Louis Van Gaal yang sangat dihormati oleh Depay.

Dengan modal sebagai top skorer di Liga Belanda 34 gol dalam dua musim terakhir ini, serta bermain dibawah arahan Van Gaal di Manchester United tidak cukup untuk bermain di Premier League.

Koeman manajer baru Southampton ini yakin kalau para pemain Belanda yang datang dari Eredivisie tidak akan bisa langsung sukses di Liga Inggris.

“Dia tidak akan selalu bermain di tiap laga. Saya sudah banyak belajar selama saya tinggal di Inggris,” ujar Koeman kepada Mirror.

“Para pemain Belanda tidak akan langsung mencapai puncak di Premier League. Dan seorang pemain muda tidak akan langsung bermain di 38 pertandingan.”

“Saya juga melihat banyak cela dalam kualitas pemuda-pemuda Belanda, yang mana juga banyak saya temukan pada pemain-pemain muda Premier League: mereka tak banyak berkomunikasi.”