contact-agen-bola

|Wednesday, November 22, 2017
HOT PROMO : Dapatkan FREE Hadiah Exclusive New Jersey Original Dengan Melakukan Deposit 10jt Atau Kaos Training New Original Dengan Deposit 7jt – Silakan hubungi Customer Service kami untuk pengambilan hadiah langsung.
New Promo : Bonus 10% Untuk New Member – Silakan hubungi Customer Service Agenbola.net Untuk Keterangan Lebih Lengkap

Platini Tercoret Dari Daftar Calon Presiden FIFA Yang Baru 

platini

Let’s Go Social Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someone

FIFA yang sudah kembali mengumumkan tahan lanjutan dari proses pemilihan presiden FIFA yang baru. Dari yang sebelumnya calon presiden FIFA terdiri dari tujuh kandidat kini hanya tinggal tersisa lima kandidat saja. Selain itu dalam kelima kandidat itu nama Michel Platini tidak ada di dalam daftar tersebut. Selain Platini ada juga beberapa nama yang tercoret dalam daftar calon Presiden FIFA yang baru seperti Musa Bility. Untuk kelima nama yang masih lolos dan maju sebagai kandidat yang kini sudah berstatus sebagai calon finalis yaitu Prince Ali Bin al-Hussein, Sheikh Salman Bin Ebrahim al-Khalifa, Jerome Champagne, Gianni Infantino dan Tokyo Sexwale.

Seperti yang diterima oleh Agenbola.net, Musa Bility dicoret dari daftar karena dianggap gagal untuk lolos dalam hal tes integritas. Dalam pernyataannya, pihak FIFA mengatakan kalau tes integritas yang dimaksud adalah memeriksa adanya pelanggaran hak asasi manusia dan potensi aksi pelanggaran hukum seperti suap dan pengaturan pertandingan.

Platini yang masih belum secara resmi dikeluarkan dari daftar pencalonan. Namanya hanya disisikan sementara dengan mempertimbangkan kembali karena Platini masih dalam periode skorsing oleh FIFA selama 90 hari terkait dugaaan dirinya menerima suap. Proses pengajuan Platini sebagai calon presiden FIFA kemungkinan akan kembali ditijau oleh Komite Etika FIFA setelah periode skorsing dirinya selama 90 hari selesai.

Setelah presiden FIFA sebelumnya, Sepp Blatter yang terkena kasus hukum dari mulai tuduhan suap dan korupsi, Platini yang sebenarnya memang lebih diunggulkan menjadi penerus Blatter di FIFA. Namun legenda sepakbola Prancis itu kemudian dituduh juga menerima sejumlah uang dari Blatter. Dari situlah namanya mulai terseret dalam kasus skandal suap dan koruspi di badan organisasi FIFA itu.

Related posts:

Leave a Response