contact-agen-bola

|Friday, July 20, 2018
HOT PROMO : Dapatkan FREE Hadiah Exclusive New Jersey Original Dengan Melakukan Deposit 10jt Atau Kaos Training New Original Dengan Deposit 7jt – Silakan hubungi Customer Service kami untuk pengambilan hadiah langsung.
New Promo : Bonus 10% Untuk New Member – Silakan hubungi Customer Service Agenbola.net Untuk Keterangan Lebih Lengkap

Presiden FIFA Pengganti Blatter Lebih Baik Dari Eks Pesepakbola. 

FIFA-Logo

Let’s Go Social Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someone

Posisi kedudukan sebagai presiden FIFA saat ini sedang kosong menyusul dengan keputusan Sepp Blatter untuk mundur dari jabatan sebagai Presiden FIFA. Untuk menggantikan Sepp Blatter dalam memimpin federasi sepakbola dunia ini yang baru diharapkan dipilih dari kalangan mantan pesepakbola dunia juga.

Blatter yang mengumumkan pengunduran dirinya selaku Presiden FIFA pada hari selasa (2/6/2015). Blatter ditangkap oleh FBI karena diduga terlibat dalam beberapa skandal kasus korupsi.

Setelah Blatter mengumunkan pengunduran dirinya itu, segera saja muncul beberapa nama yang dikabarkan akan menjadi pengganti Blatter. Selain nama dari pihak internal FIFA ada juga muncul nama beberapa eks pemain sepakbola.

Contohnya seperti David Ginola, Diego Maradona dan Luis Figo. Selain itu ada juga eks pemain Juventus yang saat ini masih menjabat sebagai presiden UEFA Michael Platini juga disebut sebagai calon pengganti Blatter.

Perihal kandidat presiden FIFA yang baru, Damiano Tommasi selaku presiden asosiasi pesepakbola Italia ikut serta memberikan saran. Dia menyarankan agar presiden yang baru nanti kalau bisa berasal dari kalang eks pemain agar lebih bisa memperhatikan aspek olahraga apabila dibandingkan dengan aspek bisnis.

“Saya mendengar bahwa (Luis) Figo, Zico, atau (Michel) Platini, mengajukan diri,” kata Tommasi di Football Italia.

“Itu akan menjadi sinyal penting jika mantan pemain akan menjadi presiden FIFA berikutnya. Itu akan berarti bahwa sisi olahraga akan mengambil tempat di tengah panggung lagi.”

“Untuk mereka yang sudah mendedikasikan hidup mereka untuk olahraga, itu berjalan wajar bagi mereka untuk melakukan hal itu usai pensiun.”

“Sepakbola menawarkan peran yang sangat luas, jadi tak semua orang berpikir mengenai karier sebagai seorang pelatih atau di federasi mereka. Jadi, akan menyenangkan jika itu lebih sering terjadi.”

“Terkadang mereka yang hanya ingin mendapatkan keuntungan dari sebuah olahraga, merupakan orang yang tak pernah berlatih disiplin dan tak harus hidup dengan perubahan cepat dari hasil olahraga,” imbuh mantan penggawa AS Roma itu.