contact-agen-bola

|Saturday, July 21, 2018
HOT PROMO : Dapatkan FREE Hadiah Exclusive New Jersey Original Dengan Melakukan Deposit 10jt Atau Kaos Training New Original Dengan Deposit 7jt – Silakan hubungi Customer Service kami untuk pengambilan hadiah langsung.
New Promo : Bonus 10% Untuk New Member – Silakan hubungi Customer Service Agenbola.net Untuk Keterangan Lebih Lengkap

PRESSURE DI MU DIRASAKAN VAN GAAL 

Louis van Gaal image

Let’s Go Social Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someone

Louis van Gaal pernah mengecap sukses di klub-klub yang ditanganinya sebelumnya dan itu jadi modal bagus untuknya di Manchester United. Tapi menangani MU berbeda dan tekanan yang didapat bakal lebih besar.

Hal itu diungkapkan oleh eks manajer MU periode 1972-177, Tommy Docherty, merujuk pada ditunjuknya Van Gaal menjadi manajer baru ‘Setan Merah’.

Van Gaal dalam konferensi pers pertamanya beberapa waktu lalu pernah mengatakan bahwa ia siap menghadapi tekanan sebagai manajer MU. Ia menyebut hal itu bukan masalah baginya, karena toh selama melatih di Belanda, Spanyol, dan Jerman, Van Gaal selalu berhasil membawa tim-tim asuhannya menjadi juara.

Tak cuma itu, Van Gaal menunjukkan bahwa ia sangat berbeda dengan David Moyes dan sentuhannya sejauh ini di laga-laga pramusim membuktikan bahwa MU bisa bangkit bersama dirinya musim ini.

Namun MU dan Premier League berbeda dengan tim atau liga-liga yang sebelumnya pernah dimasuki Van Gaal. Hal ini disebut akan membuat Van Gaal merasakan tekanan yang berbeda dari yang pernah ditemuinya.

“Hanya waktu yang bisa membuktikan (apakah dia bakal sukses atau tidak), karena melatih Ajax, Barcelona, dan Bayern Munich sangat berbeda dari Manchester United,” ujar Docherty kepada Performseperti dikutip Soccerway.

“Finis posisi kedua itu termasuk buruk untuk Anda. Ini adalah liga terbesar dan terbaik di dunia serta sangat menuntut Anda,” sambungnya.

“Bagusnya adalah dia didukung finansial yang kuat untuk membeli pemain baru di mana banyak manajer tidak memilikinya.”

Meski jadi salah satu favorit juara Premier League musim ini, MU disebut sudah sangat bagus jika mereka bisa finis empat besar dan kembali lolos ke Liga Champions

“Empat besar masih bisa diraih dan jika dia berhasil mendapatkannya, maka dia sudah melakukan pekerjaannya dengan sangat, sangat baik dan itu bisa jadi batu loncatan untuknya.”