contact-agen-bola

|Monday, October 16, 2017
HOT PROMO : Dapatkan FREE Hadiah Exclusive New Jersey Original Dengan Melakukan Deposit 10jt Atau Kaos Training New Original Dengan Deposit 7jt – Silakan hubungi Customer Service kami untuk pengambilan hadiah langsung.
New Promo : Bonus 10% Untuk New Member – Silakan hubungi Customer Service Agenbola.net Untuk Keterangan Lebih Lengkap

Real Madrid, Klub Terbaik di Dunia! 

Real-Madrid-Team-2015

Let’s Go Social Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someone

Real Madrid yang berhasrat untuk mengukuhkan dirinya menjadi klub terbaik di dunia setelah berhasil menyelesaikan laga dengan dua gol tanpa balas ketika menghadapi San Lorenzo di final Piala Dunia Antarklub melalui gol dari Sergio Ramos dan Gareth Bale, pertandingan dilaksanakan di Stade de Marrakech, Minggu (21/12) dini hari WIB.

Madrid tampil dengan kekuatan penuh malam ini, sempat diragukan tampil akhirnya Carlo Ancelotti menurunkan Ramos yang sebelumnya dikabarkan masih mengalami cedera. Pelatih asal Italia tersebut menurunkan skuat terbaiknya, James Rodriguez yang baru pulih dari cedera langsung menjadi starter di laga pamungkas ini.

Madrid jelas lebih unggul dalam hal materi pemain dengan diperkuat pemain bintang di setiap lini jelas menjadi lawan berat bagi San Lorenzo. Juara Liga Champions tersebut sama sekali tidak memberikan kesempatan lawannya mengembangkan pertandingan, dengan terus membombardir pertahanan lawan. Cristiano Ronaldo masih menjadi sentral di lini depan, pergerakannya di depan tentu merepotkan pertahanan San Lorenzo yang mau tak mau harus memainkan sepak bola defensif.

San Lorenzo sebenarnya tidak melulu bertahan, Cauteruccio mencoba menekan, tapi Pepe masih bisa mengamankan daerah pertahanannya, serangan wakil Concacaf tersebut mudah saja dipatahkan oleh sektor belakang Madrid yang dikomandoi Iker Casillas di bawah mistar gawang.

San Lorenzo sepertinya tidak bisa melakukan banyak hal untuk bisa meredam serangan Madrid kecuali dengan memperagakan sepak bola keras, NĂ©stor Ezequiel Ortigoza dan Pablo Barrientos diganjar kartu kuning oleh wasit karena permainan kerasnya.

Meski terus menekan, tapi serangan berbahaya yang dilancarkan Madrid masih minim. San Lorenzo semakin merapatkan barisan di belakang. Gempuran Madrid tidak mereda sama sekali meski dilawan dengan permainan keras tim besutan Edgardo Bauza.

Akhirnya setelah lebih dari 30 menit, Madrid berhasil memecah kebuntuan setelah Ramos berhasil menanduk tendangan sudut dari Toni Kroos. El Real unggul menjelang turun minum.

Tak ada peluang tercipta usai gol yang dicetak Ramos, namun menjelang turun minum Ronaldo berhasil melepaskan sepakan keras ke gawang San Lorenzo yang membentur lengan Kanneman, namun wasit tidak melihat kejadian itu. Skor 1-0 untuk keunggulan Madrid ketika wasit meniup peluit berakhirnya babak pertama.

Di paruh kedua permainan tidak berubah, Madrid masih mendominasi. Sejauh ini lini belakang klub Spanyol tersebut tidak terlalu bekerja keras, karena San Lorenzo hanya sesekali menyerang dan sebelum sampai mengancam dengan serius gawang Casillas.

Gareth Bale, mantan pemain Tottenham Hotspur tersebut berhasil menggandakan keunggulan Madrid setelah kiper Sebastian Torrico gagal mengamankan bola yang sebenarnya bisa di amankan. El Real makin perkasa di babak kedua.

Enzo Kalinski, Gelandang San Lorenzo tersebut nyaris memperkecil defisit gol dari Madrid jika saja tendangan volinya tidak melambung tipis di atas gawang Casillas. Inilah satu-satunya kesempatan emas yang dimiliki San Lorenzo sepanjang pertandingan.

Ancaman San Lorenzo dari kaki Kalinski dibalas dengan tendangan voli dari Karim Benzema yang menyambut umpan dari Bale, tapi upayanya tak membuahkan hasil. Skor tidak berubah. Unggul dua gol, Madrid rileks bermain dengan menurunkan tempo, penguasaan bola mutlak dipegang oleh tim besutan Ancelotti.

Menit-menit akhir, San Lorenzo mengejutkan Madrid setelah Juan Mercier melepaskan tendangan keras ke gawang, tapi Casillas masih sigap menjaga gawangnya, ia berhasil melakukan penyelamatan gemilang dan memaksa San Lorenzo gigit jari.

Itu adalah satu-satunya peluang terakhir dari kedua tim, karena hingga wasit meniup peluit berakhirnya babak kedua, kedudukan tidak berubah. Real Madrid mampu membuktikan sebagai tim terkuat di dunia setelah mengalahkan San Lorenzo dua gol tanpa balas di ajang Piala Dunia Antarklub.

Related posts: