contact-agen-bola

|Saturday, October 21, 2017
HOT PROMO : Dapatkan FREE Hadiah Exclusive New Jersey Original Dengan Melakukan Deposit 10jt Atau Kaos Training New Original Dengan Deposit 7jt – Silakan hubungi Customer Service kami untuk pengambilan hadiah langsung.
New Promo : Bonus 10% Untuk New Member – Silakan hubungi Customer Service Agenbola.net Untuk Keterangan Lebih Lengkap

Reece Oxford Gelandang 16 Tahun West Ham Yang Tampil Mengesankan Di Debut Pertamanya 

Oxford

Let’s Go Social Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someone

Pujian mengalir untuk penampilan Reece Oxford setelah gelandang berusia 16 tahun milik West Ham United itu tampil dengan gemilang dan berhasil meredam Arsenal di laga debut pertamanya bersama West Ham di Premier League. Kemenangan bagi West Ham atas Arsenal dengan skor 2-0 di Emirates Stadium, Minggu (9/8/2015) malam WIB memang berkat dari gol Cheikhou Kouyate dan Mauro Zarate. Namun satu pemain yang menjadi sorotan besar adalah Reece Oxford.

Oxford yang menjadi pemain starter di laga itu ketika dia masih berusia 16 tahun 237 hari dan juga menjadi pemain termuda bagi West Ham di sepanjang sejarah dari Premier League. Dia juga menjadi pemain termuda ke dua dalam sejarah kasta teratas Liga Inggris itu.

Tidak hanya mengenai usia dia yang menjadi perbincangan setelah laga berakhir, tetapi performa Oxford dilapangan juga sangat meyakinkan. Bermain sebagai pemain gelandang bertahan di depan kuartet dari James Tomkins, Winston Reid, Angelo Ogbonna, dan Aaron Cresswell, pemain kelahiran London itu tampil cukup dingin.

Hanya ada satu kali salah umpan dari total 22 umpan yang dilakukannya dalam 79 menit bermain, sebelum kemudian dia digantikan oleh Kevin Nolan. Dengan begitu catatan akurasi operan dari Oxford mencapai 95,2%.

Aksi bertahan Oxford lebih bagus lagi. Total ada tiga tekel yang sukses dibuat Oxford, tiga intersepsi, satu aksi membuang bola dan juga dua aksi blok. Berkat dari penampilan gemilangnya itu di depan barisan pertahanan, gelandang dari Arsenal, Mesut Oezil yang bermain di belakang striker gagal bersinat di laga ini.

“Orang-orang bertanya ‘Kamu yakin dia 16 tahun? Mulanya memang akan jadi sebuah risiko, tapi dia punya sesuatu,” kata manajer West Ham, Slaven Bilic, dikutip Express.

“Saya pikir jika kami butuh seseorang untuk ditempatkan di depan pertahanan, pemain yang kalem dan bisa jadi bek ketiga tapi juga bisa memainkan bola, saya sangat bangga padanya.”

“Hanya di atas kertas saja dia 16 tahun, dia adalah bagian dari generasi baru ini. Begini, jika Messi ada di hadapan saya, maka saya akan lebih gugup ketimbang Reece sendiri,” demikian Bilic.

Bagi Oxford sendiri, penampilannya sepanjang laga tersebut tidak kurang dari sebuah laga impian.

“Itu adalah debut impian. Saya punya Winston Reid dan Angelo Ogbonna di belakang saya yang menyemangati,” ujar Oxford.

“Adalah sebuah kehormatan menjadi pemain West Ham termuda. Saya tahu malam kemarin bahwa saya akan bermain, saya jelas merasa senang,” demikian dia.

Related posts: