contact-agen-bola

|Sunday, July 22, 2018
HOT PROMO : Dapatkan FREE Hadiah Exclusive New Jersey Original Dengan Melakukan Deposit 10jt Atau Kaos Training New Original Dengan Deposit 7jt – Silakan hubungi Customer Service kami untuk pengambilan hadiah langsung.
New Promo : Bonus 10% Untuk New Member – Silakan hubungi Customer Service Agenbola.net Untuk Keterangan Lebih Lengkap

Rudi Garcia Tetap Di Roma, Pelatih Fisik Akan Diganti 

rudi-garcia

Let’s Go Social Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someone

Rudi Garcia akan tetap menjadi pelatih AS Roma di musim depan. Perubahan staff pelatih di kubu As Roma hanya di bagian pelatih fisik yang di belakang Garcia yang dinilai berkerja sangat kurang maksimal.

Garcia yang awalnya sempat dispekulasikan masa depannya di As Roma menyusul komentarnya disaat usai laga terakhir Roma musim ini. Garcia pelatih asal Prancis itu mengatakan bahwa Juventus kini diluar jangkauan dan jaraknya sudah terlalu besar.

Meskipun Garcia musim lalu berhasil lagi membawah AS Roma finis di posisi kedua klasemen Serie A dan lolos ke fase grup Liga Champions, pihak manajemen klub sempat kecewa dengan pernyataan Garcia mengenai Juventus tersebut. Akibatnya muncul rumor dan spekulasi bahwa dia akan di pecat dari posisi kursi pelatih Roma. Bahkan sampai muncul sejumlah nama kandidat untuk menggantikannya seperti Luciano Spalletti, Unai Emery dan Maurizio Sarri.

Tapi pada akhirnya Presiden Roma James Pallotta menegaskan kembali bahwa keinginannya untuk tetap memakai Garcia sebagai pelatih As Roma. Pallotta juga menegaskan sikapnya mengenai pernyataan Garcia tersebut.

“Kami ingin terus melaju dengan pelatih kami. Roma dua kali finis di posisi dua di bawah kepemimpinannya,” kata Pallotta kepada Gazzetta dello Sport dikutip Football Italia.

“Tapi saya tidak akan menyanggah bahwa saya tidak menyukai konferensi persnya itu. Sejumlah hal tidak perlu diungkapkan ke publik. Kalau ada perbedaan pendapat, kita akan berbicara secara internal karena jika tidak itu cuma akan menimbulkan kebingungan.”

“Saya tidak merasa jarak dengan Juventus tidak bisa dijembatani. Juventus punya keuntungan bahwa mereka meluncurkan proyek lebih dahulu, mereka punya stadium sendiri, dan juga punya pengalaman.”

“Juventus punya fondasi yang sedemikian kuat, yang mana mereka berhasil mengatasi dengan baik adanya perubahan pelatih,” tambah pria kelahiran Amerika Serikat itu.

Namun Pallotta juga mengakui akan melakukan perubahan dalam jajaran staf pelatih di kubu AS Roma. Roma berencana akan merekrut beberapa pelatih fisik baru dan juga seorang ahli gizi untuk menunjang performa permain As Roma musim depan.

Musim 2014/2015 Roma memang kelihatan mengalami penurunan performa. Dengan catatan diawal 11 kemenangan, 3 hasil imbang, dan hanya dua kali kalah di awal 16 laga pertama. Namun Giallorossi anjlok dan performanya menurun di paruh kedua musim Serie A.

Sejak masuk awal tahun 2015, Roma hanya menang 8 kali dari total 22 pertandingan dengan 10 laga lainya berakhir dengan hasil imbang dan empat kali kalah. Faktor fisik pemain yang diyakinin jadi salah satu kendala utam buat Francesco Totti dkk.

“Persiapan fisiknya kurang. Setelah satu jam, tim tidak punya energi lagi, mereka kepayahan. Sepak bola bukanlah basket, atau juga baseball yang punya banyak jeda,” kata Pallotta.

“Di sepak bola Anda harus berlari selama 90 menit. Kami akan mengganti staf yang bertanggung jawab atas latihan atletik. Akan ada perubahan radikal: lima staf di level tertinggi, termasuk seorang ahli gizi,” demikian dia.