contact-agen-bola

|Tuesday, November 21, 2017
HOT PROMO : Dapatkan FREE Hadiah Exclusive New Jersey Original Dengan Melakukan Deposit 10jt Atau Kaos Training New Original Dengan Deposit 7jt – Silakan hubungi Customer Service kami untuk pengambilan hadiah langsung.
New Promo : Bonus 10% Untuk New Member – Silakan hubungi Customer Service Agenbola.net Untuk Keterangan Lebih Lengkap

Saran Giggs Untuk Bale Agar Tidak Gampang Cedera 

Bale

Let’s Go Social Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someone

Ryan Giggs cukup prihatin dengan kondisi dari Gareth Bale yang kerap kali mengalami cedera. Giggs pun memberikan sedikit saran untuk Bale agar bisa tetap sehat dikedepan hari setelah dirinya pulih dari cedera.

Bale memang merupakan salah satu pemain terbaik yang dimiliki Wales saat ini. Bahkan dirinya mampu melampau beberapa legenda Wales lainnya seperti Ryan Giggs, Ian Rush dan John Charles.

Namun dibalik kehebatan dari Bale, dirinya kerap mengalami cedera khusus setelah bergabung dengan Real Madrid dari 2013 lalu. Mantan pemain Tottenham Hotspur itu tercatat sudah absen dalam 53 laga selama empat musim terakhir membela Real madrid atau bisa dibilang setiap musimnya 15 laga.

Bahkan tengah pekan lalu ketika laga Real Madrid melawan Borussia Dortmund, Bale kembali mendapatkan cedera sekaligus dipastikan absen membela Wales di laga babak kualifikasi Piala Dunia 2018 ini. Dengan kondisi tersebut karier dari Bale bisa aja terancam akan berakhir karena dirinya yang selalu rentan mengalami cedera.

Giggs cukup bersimpati dengan kondisi dari Juniornya tersebut dan sedikit memberikan saran untuk bisa mencoba mengubah gaya bermainnya demi kelangsungan karier dari Bale. Giggs memberikan contoh dirinya yang tetap mampu bermain bersama Manchester United sampai dengan umur 40 tahun dengan gaya permainan yang menang hampir sama seperti Bale.

“Ketika Anda melihat Bale dan bagaimana kondisi fisiknya, dia senang beradu badan, khususnya saat menghadapi hadangan dari pemain lawan,” ujar Giggs kepada Sky Sports.

“Dengan seringnya dia cedera saat ini, maka dia harus mulai berpikir ulang lagi soal gaya bermainnya,” sambungnya.

“Ketika Anda memasuki pengujung umur 20-an, maka Anda harus mulai mengubah gaya main.”

“Semua pemain berbeda dan saya sendiri mencoba juga berlatih yoga, akupunktur, mandi es, tapi itu bisa saja sukses untuk pemain lain dan bisa juga tidak.”

“Anda harus juga beradaptasi dengan gaya main. Anda tidak bisa bermain seperti pemain umur 19 tahun ketika memasuki akhir 20-an, tapi pengalaman membuat Anda bsa berpikir cepat dan Anda harus bermain lebih efektif serta efisien. Meski tak secepat saat muda, saya bermain lebih efektif di akhir umur 20-an,” tutupnya.

Related posts:

Leave a Response