contact-agen-bola

|Tuesday, October 16, 2018
HOT PROMO : Dapatkan FREE Hadiah Exclusive New Jersey Original Dengan Melakukan Deposit 10jt Atau Kaos Training New Original Dengan Deposit 7jt – Silakan hubungi Customer Service kami untuk pengambilan hadiah langsung.
New Promo : Bonus 10% Untuk New Member – Silakan hubungi Customer Service Agenbola.net Untuk Keterangan Lebih Lengkap

Sepp Blatter Tidak Hadir di Final Piala Dunia Putri, Tim Putri AS Masuk Ke Final 

as

Let’s Go Social Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someone

Amerika Serikat mencatatkan untuk keempat kalinya mereka masuk final Piala Dunia Putri. Hanya saja difinal kali ini presiden FIFA Sepp Blatter tidak bisa hadir. Menurut keterangan FIFA kemarin, Blatter tidak jadi menuju Vancouver, Kanada untuk menyaksikan laga final sekaligus penutupan untuk kompetisi sepakbola paling bergengsi untuk sepakbol putri. Alasan ketidakhadiran Blatter itu bersifat “pribadi”.

Ini merupakan yang pertama kalinya bagi Batller sejak dia menjabat menjadi Presiden FIFA di tahun 1998, tidak menyerahkan trofi Piala Dunia Putri kepada pemenang. Figur yang akan menggantikan Blatter menuju Kanada adalah Issa Hayatou wakil presiden senior FIFA.

Blatter dan sekjennya, Jerome Valcke dikonfirmasi pihak FIFA akan tetap di Zurich, Swiss markas besarnya FIFA. Valcke yang saat ini sedang diselidiki juga keterlibatannya dalam hal kasus dugaan suap di Piala Dunia, juga tidak datang menghadiri acara pembukaan turnamen Piala Dunia Putri ini.

Blatter diyakini sedang “diincar” penyelidik Amerika Serikat, seiring dengan semakin terkuaknya praktek kotor di tubuh FIFA. Blatter sendiri dilaporkan tak pernah lagi mengunjungi Negeri Paman Sam sejak tahun 2011.

Sementara itu, Timnas putri Amerika Serikat berhasil melaju ke babak final setelah berhasil mengalahkan Jerman dengan skor 2-0. Gol-gol buat Amerika dicetak oleh Carli Lloyd dimenit ke-64 lewat titik penalti dan Kelley O’Hara di enam menit sebelum babak kedua selesai. Calon lawan Amerika Serikat di babak final nanti antara pemenang dari lagi semifinal yang mempertemukan Inggris dengan Jepang.

Piala Dunia Putri bergulir sejak dari tahun 1991 tetap sama seperti Piala Dunia putra setiap empat tahun sekali. Dari total enam edisi, Amerika Serikat dan Jerman merupakan negara yang paling banyak menjadi juara, sebanyak dua kali. Selain itu ada juga negara lain yang pernah menjadi juara yaitu Norwegia dan Jepang.