contact-agen-bola

|Tuesday, June 19, 2018
HOT PROMO : Dapatkan FREE Hadiah Exclusive New Jersey Original Dengan Melakukan Deposit 10jt Atau Kaos Training New Original Dengan Deposit 7jt – Silakan hubungi Customer Service kami untuk pengambilan hadiah langsung.
New Promo : Bonus 10% Untuk New Member – Silakan hubungi Customer Service Agenbola.net Untuk Keterangan Lebih Lengkap

Setelah Menjadi Top Skorer, Icardi Kini Menjadi Kapten Tim 

Icardi

Let’s Go Social Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someone

Mauro Icardi yang awalnya bergabung bersama Inter Milan supaya bisa menjadi pencetak gol utama bagi Inter. Namun yang didapatnya lebih dari yang diperkirakan dalam waktu singkat saja ban kapten tim sudah melingkar di lengannya. Striker asal Argentina itu didatangkan Inter dari Sampdoria pada 2013 lalu dan langsung menjadi andalan lini depan dari Inter Milan. Setidaknya ada 38 gol yang sudah dicetaknya dari 76 penampilan termasuk juga 22 gol yang membuat dirinya menjadi top skorer serie A di musim lalu bersama dengan Luca Toni.

Performa oke Icardi di musim lalu membuat dia menjadi incaran dari klub-klub besar Eropa, namun Icardi memutuskan untuk tetap bertahan dan juga memperpanjang kontraknya. Inter tentu saja tidak ingin kehilangan salah satu bintangnya itu setelah di musim panas ini mereka juga kehilangan Mateo Kovacic.

Tidak hanya mendapatkan kontrak baru, Icardi bahkan juga mendapatkan posisi sebagai kapten tim menggantikan Andrea Ranocchia yang sejak Javier Zanetti pensiun didapuk jadi penerusnya. Ranochhia saat ini bukan menjadi pilihan utama lagi bagi Roberto Mancini.

Jabatan kapten di tim asal kota mode itu memang tak sembarangan mengingat nama-nama besar seperti Giacinto Fachetti, Giuseppe Bergomi, dan Zanetti pernah memakainya. Bahkan ketiga nomor punggung mereka pun dipensiunkan.

Wajar saja Icardi juga merasa terkejut dengan keputusan dirinya diangkat menjadi kaptem tim musim ini oleh Mancini, meski dia baru tiga musim bersama Inter MIlan dan juga terhitung usianya juga masih muda yaitu 22 tahun.

“Jujur saja, ketika saya datang ke Inter, saya tidak mengharapkan sama sekali menjadi kapten. Saya hanya ingin mencetak banyak gol dan tampil hebat,” tutur Icardi seperti dikutip Football Italia.

“Ada pilihan yang diambil untuk saat ini dan juga berdasarkan satu momen ke momen lainnya, dan tidak direncanakan secara panjang. Memang sudah ada kabar tersebut di media saat pramusi, dan saya pun akhirnya diberi ban kapten ketika musim dimulai,” sambungnya.

“Saya pertama kali mengenakannya saat melawan Atalanta, saya tidak beruntun karena langsung cedera. Lalu kedua kalinya saya kenakan saat melawan Milan dan didedikasikan untuk Javier Zanetti atas pencapaiannya selama bermain di sini. Saya membuat spesial untuknya.”

“Mungkin untuk beberapa laga yang sangat penting, saya akan membuat ban kapten khusus,” tuntasnya.

Leave a Response