contact-agen-bola

|Sunday, May 20, 2018
HOT PROMO : Dapatkan FREE Hadiah Exclusive New Jersey Original Dengan Melakukan Deposit 10jt Atau Kaos Training New Original Dengan Deposit 7jt – Silakan hubungi Customer Service kami untuk pengambilan hadiah langsung.
New Promo : Bonus 10% Untuk New Member – Silakan hubungi Customer Service Agenbola.net Untuk Keterangan Lebih Lengkap

Tak Terima, Atlet Lari Indoor Tantang Dua Pemain Arsenal 

Richard Kilty-Walcott-Bellerin

Let’s Go Social Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someone

Klaim media terhadap kecepatan pemain-pemain Arsenal telah membuat juara dunia dan Eropa lomba lari indoor 60 meter, Richard Kilty berang. Dia, bahkan rela beradu kemampuan dengan Theo Walcott dan Hector Bellerin untuk mematahkannya.

Walcott, selama ini memang disebut-sebut sebagai salah satu pemain dengan kecepatan luar biasa. Bahkan, pemain asal Inggris itu diklaim mampu mengalahkan kecepatan pemegang rekor dunia lomba lari 100 meter, Usain Bolt untuk jarak tertentu.

Belakangan, media-media Inggris memunculkan nama Hector Bellerin. Pemain muda berusia 20 tahun itu juga diklaim mampu mengalahkan kecepatan Bolt untuk jarak 40 meter. Menurut catatan media-media Inggris, Bellerin mampu menempuh jarak itu hanya dalam waktu 4,42 detik, atau unggul 0,22 detik dari Bolt.

Kilty tidak sepakat dengan klaim media. Sebaliknya, dia bersedia menantang kedua pemain itu untuk berlomba, dengan taruhan 30 ribu poundsterling. Tawaran ini disampaikannya lewat Twitter.

“Media mengklaim @HectorBellerin bisa berlari 4.42 untuk 40 meter. Sama sekali tidak mungkin. Apakah wartawan-wartawan ini benar-benar gila!” tulis Kilty seperti dilansir Metro.co.uk.

“Saya akan menaruh £30,000 di lintasan untuk berlomba sprint dengan @HectorBellerin dan @theowalcott untuk jarak berapa pun, kapan pun, di tempat mana pun, dan di mana pun,” sambung Kilty.

Menurut Kilty, lomba akan berlangsung sangat cepat. “Jadi, bila mereka meletakkan duitnya, saya akan senang memperlihatkan kepada semua orang mereka tidak secepat yang diklaim media.”