contact-agen-bola

|Tuesday, September 19, 2017
HOT PROMO : Dapatkan FREE Hadiah Exclusive New Jersey Original Dengan Melakukan Deposit 10jt Atau Kaos Training New Original Dengan Deposit 7jt – Silakan hubungi Customer Service kami untuk pengambilan hadiah langsung.
New Promo : Bonus 10% Untuk New Member – Silakan hubungi Customer Service Agenbola.net Untuk Keterangan Lebih Lengkap

Timnas Jerman Merasa Shock Atas Serangan Teror Di Paris 

stade460

Let’s Go Social Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someone

Timnas Jerman yang sedang melakoni laga persahabatan melawan timnas Prancis ketika serangan teror bom mengguncang Paris pada hari Jumat (13/11/2015). Serangan teror tersebut membuat seluruh staff dan pemain timnas Jerman merasa shock. Adanya peristiwa penembakan dan juga ledakan bom yang terjadi hampir di waktu yang bersamaan dengan jalannya laga persahabatan Prancis melawan Jerman di Stade De France. Sumber kepolisian dari Prancis mengatakan setidaknya ada serangan yang terjadi di tujuh tempat yang berbeda.

Serangan brutal ini diperkirakan sudah menelan korban lebih dari 100 orang. Francois Hollande presiden dari Prancis juga sudah mengatakan negara dalam status keadaan darurat setelah kejadia tersebut.

Stade De France menjadi salah satu target serangan. Sebuah bom meledak di sektor pintu J dan memakan korban tiga orang yang tewas dan beberapa orang mengalami cedera.

Walaupun kejadian tersebut terjadi, namun laga tetap berjalan sampai tuntas, yang dimana berhasil dimenangkan oleh Prancis dengan skor 2-0 lewat gol dari Olivier Giroud dan Andre-Pierre Gignac. Setelah laga selesai, para penonton dievakuasi dan bisa keluar dari stadion dengan aman.

“Kami semua dalam kondisi shock. Pertandingan dan gol-gol jadi tidak terlalu penting pada hari seperti ini,” ucap pelatih Jerman, Joachim Loew, seperti dikutip Agen bola.

“Kami diberi tahu di ruang ganti tentang apa yang terjadi. Kami semua di bangku cadangan sedikit takut karena sebelumnya ada ancaman bom yang membuat kami menghabiskan tiga jam di luar hotel,” kata Loew.

Sebelum laga berlangsung timnas Jerman juga sempat dievakuasi dari tempat mengenap di Hotel Molitor karena adanya ancaman bom.

“Ada ketidakpastian, ketakutan yang besar, dan mood yang aneh di ruang ganti,” ujar manajer tim Jerman, Oliver Bierhoff, soal serangan teror di Paris ini.

“Bisa terlihat betapa terkejutnya pada pemain. Mereka mengambil ponsel masing-masing untuk mengabari atau menghubungi rumah,” kata Bierhoff.

Related posts:

Leave a Response